FUNGSI / FUNCTION
1. Pengertian FUNGSI
Fungsi adalah upa-program yang memberikan atau mengambil (return) sebuah nilai dari tipe tertuntu (tipe dasar atau bentukan).Difinisi fungsi didalam program bersesuai dengan definisi fungsi di dalam matematika. Di dalam matematika kita mengenal cara penulisan fungsi seperti ini :
Pada contoh diatas, f dan H adalah nama fungsi, sedangkan x dan y adalah parameter fungsi yang bersangkutan. Nilai yang diberikan oleh fungsi tergantung pada masukan parameter, Sebagai misal :
Nilai 10 dan 3 pada kedua contoh diatas adalah nilai yang diberikan ( return value ) oleh masing-masing fungsi f dan fungsi H.
Pemrograman Modular adalah suatu teknik pemrograman di mana program yang biasanya cukup besar dibagi-bagi menjadi beberapa bagian program yang lebih kecil atau blok kode yang dirancang untuk melakukan tugas tertentu atau satu blok intruksi atau subprogram kecil yang dieksekusi ketika dipanggil dari bagian lain dalam suatu program atau di sebut juga dengan modular programming.
Kegunaan fungsi yaitu :
- Untuk mengurangi pengulangan penulisan program yang sama
- Agar program menjadi lebih
terstruktur sehingga mudah dipahami dan lebih mudah untuk dikembangkan
- Menguraikan tugas pemrograman
rumit menjadi langkah-langkah yang lebih sederhana atau kecil.
- Memecah program besar menjadi
kecil sehingga dapat dikerjakan oleh programmer-programmer atau dipecah menjadi
beberapa tahap sehingga mempermudah pengerjaan dalam sebuah projek
- Menyembunyikan informasi dari
user sehingga mencegah adanya perbuatan iseng seperti memodifikasi atau
mengubah program yang kita buat
- Meningkatkan kemampuan pelacakan
kesalahan, jika terjadi suatu kesalahan kita tinggal mencari fungsi yang
bersangkutan saja dan tak perlu mencari kesalahan tersebut di seluruh program.
- Kesalahan yang terjadi bersifat “lokal”
Fungsi dibagi menjadi 2 yaitu :
·
Standard
Library Function
Yaitu fungsi yang telah disediakan oleh bahasa C/C++ dalam file-file header atau librarynya. Misalnya
clrscr(), getch(). Untuk function kita harus mendeklarasikan terlebih dahulu
library yang digunakan, contoh #include <iostream>.
·
Programmer-Defined
Function
Yaitu fungsi yang dibuat oleh programmer
itu sendiri. Fungsi ini memiliki nama yang unik tergantung programmer itu yang
memberikan nama programnya. Fungsi ini terpisah dari fungsi program utama dan
bias dijadikan satu ke dalam suatu library buatan programmer itu
FUNGSI PROGRAMMER-DEFINED
FUNCTION
1. Jenis-jenis fungsi pada C++
Void ( Fungi tanpa nilai balik )
Fungsi yang void sering disebut juga prosedur. Disebut void
karena fungsi tersebut tidak mengembalikan suatu nilai keluaran yang didapat
dari hasil proses fungsi tersebut.
Ciri-ciri dari jenis fungsi Void adalah sebagai berikut:
- Tidak adanya keyword return.
- Tidak adanya tipe data di dalam deklarasi fungsi.
- Menggunakan keyword void.
- Tidak dapat langsung ditampilkan hasilnya.
- Tidak memiliki nilai kembalian fungsi
-Keyword void juga digunakan jika suatu function tidak
mengandung suatu parameter apapun.
Contoh Program :
#include <iostream>
#include <conio.h>
using namespace std;
void luas(int &ls, int a, int t)
{ ls = 0.5*a*t;}
main(){
int al,tg,hsl;
cout<<"Alas =
";cin>>al;
cout<<"Tinggi = ";cin>>tg;
luas(hsl,al,tg);
cout<<"Luas Segitiga = "<<hsl;
return 0;
}
output :
Non Void (Fungsi dengan nilai balik)
Fungsi non-void disebut juga function. Disebut non-void
karena mengembalikan nilai kembalian yang berasal dari keluaran hasil proses
function tersebut .
Ciri-ciri dari jenis fungsi non void adalah sebagai berikut:
- Ada keyword return
- Ada tipe data yang mengawali fungsi
- Tidak ada keyword void
- Memiliki nilai kembalian.
- Dapat dianalogikan sebagai suatu variabel yang memiliki
tipe data tertentu sehingga dapat langsung ditampilkan hasilnya
Contoh Program :
#include <iostream>
#include <conio.h>
using namespace std;
int luas (int a, int t)
{return (0.5*a*t);}
main()
{
int al,tg;
cout<<"Alas = ";cin>>al;
cout<<"Tinggi = ";cin>>tg;
cout<<"Luas Segitiga = "<<luas(al,tg);
return 0;
}
2. PROTOTIPE dan PARAMETER FUNGSI
Prototipe fungsi digunakan untuk mendeklarasikan ke
kompiler mengenai :
·
Tipe data keluaran fungsi.
·
Jumlah parameter yang digunakan.
·
Tipe data dari masing-masing parameter yang digunakan.
Keuntungan di dalam memakai prototype
adalah
·
Kompiler akan melakukan konversi antara tipe parameter dalam definisi
dan parameter fungsi.
Contoh prototipe fungsi :
Di dalam fungsi dikenal istilah Parameter Formal dan Parameter Aktual :
a. Parameter formal adalah parameter yang terdapat pada pendefinisian sebuah fungsi.
b. Parameter aktual adalah parameter yang terdapat pada saat pemanggilan fungsi.
3. Strukur Fungsi
Secara umum, struktur
fungsi memiliki bentuk penulisan sebagai berikut :
 |
| struktur fungsi |
Penjelasan :
·
Nama Fungsi ditulisakan sesuai dengan
kegunaan dari fungsi tersebut. Penulisannya hampir sama dengan varibel, yaitu
tidak boleh menggunakan spasi.
·
Argumen boleh diisikan data dan boleh
juga dikosongkan.
·
Statement merupakan perintah-perintah
yang ada didalam fungsi tersebut
Contoh Program Fungsi :
//Membuat fungsi Garis
#include <iostream>
using namespace std;
garis()
{
cout<<"--------------------------------"<<endl;
}
hai()
{
cout<<"Selamat
Belajar C++"<<endl;
}
main()
{
cout<<"Memanggil
Fungsi\n\n";
garis();
hai();
hai();
garis();
return
0;
}
output :
Jenis-jenis Variabel pada C++
VARIABEL LOKAL
-
Fungsi dimana variabel lokal tsb dideklarasikan.
- hanya ada bilamana fungsi yg mengandung variabel lokal tsb
dipanggil.
-
sifatnya dinamis / otomatis
- dideklarasikan di dalam suatu fungsi
VARIABEL GLOBAL
- dideklarasikan diluar semua fungsi
- dikenali oleh semua fungsi
- selalu ada selama program
dijalankan
- sifatnya statis
Perbedaan Deklarasi Variabel
Lokal dan Global :
contoh :
Referensi :
Buku Algoritma & Pemrograman Dalam Bahasa Pascal dan C, Rinaldi Munir: 2011.
Modul Pemrograman Terstruktur STMIK AMIKOM YOGYAKARTA