KARYA ILMIAH PELUANG BISNIS JENITRI KEBUMEN

23.02.00 Add Comment
PELUANG BISNIS JENITRI KEBUMEN

KARYA ILMIAH PELUANG BISNIS  JENITRI KEBUMEN



Disusun oleh :
NAMA
:
DWI ARIF S
NPM   
:
15.02.9152
KELAS
:
D3 MI 04
KELOMPOK
:
B





SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA

DAN KOMPUTER AMIKOM YOGYAKARTA 2015



Kata Pengantar

Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala rahmatNYA sehingga karya ilmiah ini dapat tersusun hingga selesai untuk memenuhi tugas akhir Lingkungan Bisnis . Tidak lupa kami juga mengucapkan banyak terimakasih atas bantuan dari pihak yang telah berkontribusi dengan memberikan sumbangan baik materi maupun pikirannya.
Dalam Karya Ilmiah ini penulis membahas tentang sebuah peluang dalam berbisnis jenitri/genitri Kebumen yaitu yaitu tanaman jenitri Kebumen yang menjadi ciri khas kota ngapak tersebut.
Karena keterbatasan pengetahuan maupun pengalaman kami, Kami yakin masih banyak kekurangan dalam makalah ini, Oleh karena itu kami sangat mengharapkan saran dan kritik yang membangun dari pembaca demi kesempurnaan makalah ini.

BAB I Pendahuluan
Abstrak
Melihat banyaknya pencari buat Jenitri baik baik masyaratkat local maupun dari luar, terbukti banyak nya warga asing yang masuk kebumen untuk mencari jenitri, mendorong untuk membuka peluang usaha dengan mengelola tanaman Jenitri di kebumen
Di Kebumen, Buah Jenitri banyak di temui di daerah pedesaan, seperti di kec. Klirong, Pejagoan, Sruweng, Karang Gayam dan Alian. Di Kec. Pejagoan, kususnya daerah utara, banyak di temui Pohon Jenitri, seperti di Desa Watulawang, Peniron, Pengaringan dan Kebagoran
Tujuan dan Manfaat Penulisan
Adapun manfaat dan tujuan dari penulisan ini :
1.       Untuk menjadikan refrensi bagi para pencari buah jenitri dalam membeli jenitri yang berkualitas tinggi.
2.       Untuk memperkenalkan Jenitri khas kebumen
3.       .Untuk menjadikan Jenitri  kebumen menjadi Jenitri kualitas unggulan

BAB II Pembahsaan
ISI
Ganitri, genitri/jenitri (Elaeocarpus sphaericus Schum dan E. ganitrus Roxb)  secara botani termasuk ke dalam  Divisi Spermatophyta, Subdivisi  Angiospermae, Kelas Dicotyledoneae, Bangsa Malvales, Family/Suku Elaeocarpaceae, Marga Elaeocarpus dan jenis Spermatophyta  (Taqyudin, 2009).  Ganitri merupakan salah satu jenis potensial untuk dikembangkan di hutan rakyat, khususnya di Jawa Tengah
Pohon Jenitri


Tanaman  ganitri  bermanfaat  sebagai pohon pelindung jalan raya (hutan kota), kayunya digunakan untuk pertukangan dan bahan baku alat musik (gitar, piano). Selain itu, bentuk dan ukuran biji ganitri yang unik dapat menghasilkan berbagai produk perhiasan (gelang, kalung, tasbih), bahkan di India dipergunakan sebagai bahan sesajen pada upacara pembakaran mayat (Heyne, 1987).  Tanaman  ganitri dalam bentuk pohon digunakan sebagai pohon pelindung (wind break) dan pembatas lahan milik (Safitri, 2011).  Keberagaman dan keunikan ukuran dan bentuk biji menjadikan biji jenis ini digunakan sebagai bahan perhiasan (tasbih) dan upacara keagamaan serta bahan baku obat, khususnya di Hindustan (Rachman et al., 2010; Roy dalam Safitri, 2011).

Biji genitri memang banyak jenisnya dan garisnya. Garis dari biji genitri kebanyakan garis 5,selain garis 5 termasuk biji yang langka. Itulah kenapa harga selain garis 5 mahal,ada yang 1 bijinya itu 100.000-10.000.000. Itulah kenapa genitri seperti berlian,banyak diburu namun butuh perjuangan untuk mendapatkannya. Untuk harga biji genitri bervariasi ada yang per kg dan ada yang per biji. Biasanya untuk harga kiloan masih campur belum di sortir,dan untuk harga bijian adalah biji genitri yang telah di sortir berdasarkan ukuran dan jenis.
Nah,biji genitri yang sudah di pilah pilih kemudian jika menghendaki membuat aksesoris,maka biji harus dibor terlebih dahulu supaya benang mudah masuk. Aksesoris dari biji genitri yang cantik,menawan,dan tentunya bermanfaat antara lain : Tasbih Genitri (99),Japa Mala Genitri (108),Rosario Genitri (54),Gelang Genitri,Tas Genitri,Gantungan Kunci,Cincin Genitri,dll. Jika anda sudah tau teknik dalam meronce biji maka anda dapat membuat kerajinan apapun dari biji genitri.
Harga Jenitri
 
Manfaat Biji Genitri antara lain :
  1. Sebagai penghancur lemak,bagaimana cara penggunaannya ? Yaitu dengan merebus biji genitri dengan air satu gelas hingga tersisa setengah gelas.Setelah rebusan dingin,saring,lalu minum.
  2. Penyerap polutan,tanamlah pohon genitri disekitar pekarangan anda,maka kualitas udara akan berbeda,karna pohon genitri sebagai penyerap polutan yang baik.
  3. Sebagai obat anti bakteri.
  4. Sebagai penenang otak
  5. Sebagai terapi psikosomatis,dll 

Biji Jenitri

  1. BAB III Penutupan
    Kesimpulan
    Dari apa yang saya tuliskan ini menjadikan peluang besar bagi pengerajin biji Jenitri, karena dari sebuah pohon jenitri bisa menjadi emas bagi para pelaku bisnis tersebut dengan harga yang cukup mahal.

    Referensi :
    https://www.youtube.com/watch?v=n5RzbEiegDs

    http://socialeone.blogspot.co.id/2010/02/budidaya-tanaman-ganitrigeitrijenitri.html

KARYA ILMIAH PELUANG BISNIS GULA MERAH KHAS KEBUMEN

07.21.00 Add Comment
PELUANG BISNIS GULA MERAH KHAS KEBUMEN

KARYA ILMIAH PELUANG BISNIS  GULA MERAH KHAS KEBUMEN


Disusun oleh :
NAMA
:
DWI ARIF S
NPM   
:
15.02.9152
KELAS
:
D3 MI 04
KELOMPOK
:
B





SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA

DAN KOMPUTER AMIKOM YOGYAKARTA 2015


Kata Pengantar

Pertama-tama penulis mengucapkan Puji Tuhan yang sebesar-besarnya kepada Tuhan Yang Maha Esa karena hanya dengan Ridho nya penulis dapat menyelesaikan Karya Ilmiah ini sebagai pemenuhan dari Mata Kuliah Lingkungan Bisnis.
Dalam Karya Ilmiah ini penulis membahas tentang sebuah peluang dalam berbisnis bahan makanan yaitu Gula Merah khas Kebumen yang menjadi cirri khas kota ngapak tersebut.
Penulis juga mengucapkan terimakasih kepada dosen pembimbing dan pihak-pihak yang telah membantu dalam menyelesaikan makalah ini. Semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi para pembaca.Karya Ilmiah ini terdapat banyak kekurangan baik yang disengaja maupun tidak. Untuk itu saya menerima kritik dan sarannya demi perbaikan selanjutnya.

BAB I Pendahuluan
ABSTARK
Melihat banyaknya warung makanan di Kota Yogyakarta dan sekitarnya, pasti banyak membutuhkan bahan bahan makanan. Dengan itu peluang usaha  menjual Gula Merah khas Kebumen menjadikan peluang mencari keuntungan besar. Kenapa harus gula merah bukan bahan makanan makanan yang lain karena Gula merah diproduksi di rumah-rumah, menjadi mata pencaharian utama warga ketika musim paceklik bagi nelayan dan petani dating sehingga menghasilkan kulitas yang berbeda dengan lain nya.
Tujuan dan Manfaat Penulisan
Adapun manfaat dan tujuan dari penulisan ini :

1.      Untuk menjadikan refrensi bagi para pedangan atau warung warung dalam membeli gula merah
2.      Untuk memperkenalkan gula merah khas kebumen
3.      Untuk menjadikan gula merah khas kebumen menjadi gula merah kualitas unggulan

BAB II Pembahsaan
ISI
Petani gula kelapa di daerah kabupaten Kebumen. Gula merah (gula kelapa) adalah salah satu hasil alam khas kabupaten KEBUMEN, yg sudah di kenal luas khususnya di daerah jawa.
Setiap pagi nya, warga di pesisir Kebumen, Jawa Tengah, menghabiskan waktu nya untuk mendulang air nira dari pohon kelapa untuk selanjutnya di jadikan gula merah. Salah satu petani atau nelayan pesisir itu adalah Kasidin.
 
Petani Nira Kasidin

Sebelum naik ke pohon kelapa, Kasidin mengambil ember-ember cat sebagai wadah dan menuangkan air gamping (air kapur), yang berfungsi membuat air nira yang nantinya ditempatkan di ember-ember itu tetap segar. Para pendulang air nira ini disebut oleh orang lokal sebagai penderes.
nira

Memanjat pohon kelapa merupakan keahlian alami yang dipelajari warga Kecamatan Ayah sejak kecil. Para penderes biasanya naik pohon pagi hari ketika air nira keluar lebih banyak.
Kasidin memanjat

Air nira yang berwarna putih ini lalu dikumpulkan untuk kemudian dimasak. Lima liter air biasanya bisa menghasilkan sekitar lima kilogram gula merah.
Air Nira

Proses pembuatan gula merah membutuhkan tennaga dan waktu yg cukup lama, sebelum menjadi gula merah petani harus terlebih dahulu mengambil air nira (sajeng/badheg/legen)dari pohon kelapa(menderes/ mendewa), setelah air nira di ambil, lalu air nira di masak menggunakan waja dan api selama kuranglebih 2-3 jam sampai air nira kental dan berwarna kunig ke mereh-merahan(semengka). lalu air nira yg sudah kental/ sudah menjadi gula cair diankat dan di aduk(kebuk) selama kurang lebih 20-30 menit, agar gula menjadi lebih kental dan mudah untuk di cetak. setelah itu gula di cetak menggunakan cetakan dan di diamkan selama 10-15 menit agar gula dingin dan menjadi keras. apabila sudah keras gula di pak(menggunakan karung) dan siap di jual.
Gula Merah khas kebumen


BAB III Penutup
Kesimpulan
Dari pembahsaan di atas gula merah di Kabupaten Kebumen , Jawa Tengan menjadikan komonditas utama untuk penjualan gula merah. Dengan harga yang cukup bersaing dengan gula merah lain nya tetapi gula merah kebumen memiliki ciri khas sendiri dengan yang lain.



Referensi :
http://www.bbc.com/indonesia/multimedia/2014/04/140428_galeri_gula_merah